Kultwit “The Muslim Jesus” oleh Ust @salimafillah
1. Seorang keji mendatangi ‘Isa, ‘alaihis salam. Dibawanya setimpuk kotoran menjijikkan; lalu dia ruahkan ke wajah & tubuh Al Masih.
2. Detik berikut; dari mulutnya keluar serapah laknat yang kotor & lucah, menghinakan Nabi ‘Isa dengan tuduhan jahat & palsu.
3. Maka tersenyumlah ‘Isa menyimak hingga khatam. Kemudian dihulurkannya sebotol minyak wangi kepada orang itu; dan diterima.
4. Di jenak berikutnya; ‘Isa bicara pada si keji dengan ucapan yang sangat indah & mulia; mendoakan dengan tulus & rendah hati.
5. Ketika lelaki itu berlalu pergi dengan tertawa-tawa; bertanyalah para Hawari, murid-murid ‘Isa; “Apa maksud semua ini Guru?”
6. “Dia melumurimu kotoran busuk menjijikkan; kau beri dia minyak wangi. Dia kasar mencaci-maki; tapi kau santun & lembut bicara?”
7. ‘Isa menjawab; “Lelaki itu memberiku kotoran busuk & ucapan keji. Sayang aku tak punya yang serupa dengan itu untuk membalasnya.”
8. “Ingatlah bahwa sesungguhnya”, lanjut ‘Isa sambil tersenyum, “Setiap orang hanya bisa memberikan apa yang dipunyainya.”
9. Demikian tersari dari sebuah atsar yang diurai Tarif Khalidi dalam “The Muslim Jesus”. Semoga menjadi ‘ibrah ya Shalih(in+at:)
-
qorinnee likes this
-
faizalmushonnif reblogged this from duwisusilo89
-
duwisusilo89 posted this
